IMPLEMENTASI MODEL TREFFINGER DALAM PEMBELAJARAN KREATIF UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI
Keywords:
Model Treffinger, Pembelajaran Kreatif, Kreativitas, Anak Usia Dini.Abstract
Kreativitas merupakan salah satu aspek perkembangan yang perlu dikembangkan sejak usia dini karena berperan penting dalam membentuk kemampuan berpikir, memecahkan masalah, berkomunikasi, serta beradaptasi dengan berbagai perubahan lingkungan. Namun, praktik pembelajaran di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih didominasi oleh pendekatan yang berpusat pada guru sehingga kesempatan anak untuk mengeksplorasi ide, berimajinasi, dan berpikir kreatif belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Model Treffinger dalam pembelajaran kreatif serta menganalisis kontribusinya terhadap pengembangan kreativitas anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur (literature review). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta hasil penelitian yang relevan dengan Model Treffinger, kreativitas, dan pendidikan anak usia dini. Data dianalisis melalui tahapan identifikasi, seleksi, klasifikasi, analisis isi, dan sintesis terhadap berbagai temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Model Treffinger yang terdiri atas tahapan understanding the challenge, generating ideas, dan preparing for action mampu menciptakan pembelajaran yang berpusat pada anak, mendorong aktivitas eksplorasi, meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, serta kepercayaan diri anak usia dini. Selain itu, model ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna melalui kegiatan yang kontekstual dan berbasis pemecahan masalah. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan kompetensi guru, sarana pembelajaran, dan budaya pembelajaran yang masih berorientasi pada guru. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, penyediaan lingkungan belajar yang mendukung, serta inovasi pembelajaran agar Model Treffinger dapat diimplementasikan secara optimal dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini.References
Bonita, E., Suryana, E., Hamdani, M. I., & Harto, K. (2022). The golden age: Perkembangan anak usia dini dan implikasinya terhadap pendidikan islam. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(2), 218—228-218—228.
Fadilah, T. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger Terhadap Higher Order Thinking Skills Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar.
Handani, S. S. (2026). Teori Konstruktivisme.
Hausfather, S. J. (1996). Vygotsky and schooling: Creating a social context for learning. Action in teacher education, 18(2), 1-10.
Isaksen, S. G., Dorval, K. B., & Treffinger, D. J. (2003). Résoudre les problèmes par la créativité. Organisation.
Malini, I. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger dengan Berbantuan Media Gambar terhadap Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Peredaran Darah Kelas VIII SMP Negeri 8 Palangka Raya. Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya.
Nisa, T. F. (2011). Pembelajaran Matematika Dengan Setting Model Treffinger Untuk Mengembangkan Kreativitas Siswa: Learning Mathematics With Treffinger Model Setting To Develop Student Creativity. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 1(1), 35-48.
Nongko, P. A. (2025). Beraksi (Bermain–Kreatif–Diskusi–Ceria) Model Pembelajaran Pada Anak Usia Dini: PT. Star Digital Publishing, Yogyakarta-Indonesia.
Ratnaningsih, H. A., Fitri, R., & Malaikosa, Y. M. L. (2025). Pembelajaran sains yang menyenangkan bagi anak usia dini berbasis eksperimen. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 11(1), 38-51.
Rusnah, R. (2019). Penerapan Model Treffinger Terhadap Peningkatan Kreatifitas Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pa Ikelas Viii B Smp Negeri 3 Sinjai Timur Kab. Sinjai. Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai,
Suardipa, I. P. (2020). Kajian creative thinking matematis dalam inovasi pembelajaran. Purwadita: Jurnal Agama dan Budaya, 3(2), 15-22.
Treffinger, D. J., Selby, E. C., & Isaksen, S. G. (2008). Understanding individual problem-solving style: A key to learning and applying creative problem solving. Learning and individual Differences, 18(4), 390-401.


2.png)


