PEMBELAJARAN SENI RUPA UNTUK REGULASI EMOSI DAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS TAHUN 2020–2025

0 Views     0 Downloads

Authors

  • Eva Manfaatin Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur, Indonesia

Keywords:

Seni Rupa, Regulasi Emosi, Kreativitas, Anak Usia Dini, Pembelajaran Berbasis Seni, Systematic Literature Review.

Abstract

Perkembangan regulasi emosi dan kreativitas merupakan dua aspek penting yang perlu distimulasi sejak usia dini sebagai fondasi bagi keberhasilan belajar, kesejahteraan psikologis, dan kemampuan adaptasi anak pada masa depan. Pembelajaran seni rupa memiliki potensi untuk mengintegrasikan kedua aspek tersebut karena memberikan ruang bagi anak untuk bereksplorasi, berekspresi, dan membangun makna melalui pengalaman visual. Namun, kajian yang secara sistematis mengintegrasikan hubungan antara pembelajaran seni rupa, regulasi emosi, dan kreativitas anak usia dini masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran seni rupa dalam mendukung regulasi emosi dan pengembangan kreativitas anak usia dini berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Proses pencarian dilakukan melalui basis data Google Scholar, ERIC, DOAJ, Scopus, dan SINTA menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan seni rupa, kreativitas, regulasi emosi, dan pendidikan anak usia dini. Dari 628 artikel yang teridentifikasi, diperoleh 30 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara mendalam. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan ekspresi emosi, pengelolaan emosi, kesejahteraan sosial-emosional, serta pengembangan kreativitas melalui aktivitas eksploratif dan imajinatif. Selain itu, regulasi emosi yang baik terbukti mendukung munculnya fleksibilitas berpikir, orisinalitas, dan keberanian mengambil risiko kreatif pada anak. Penelitian ini mengusulkan model Art-Based Emotional Creativity Framework (AECF) yang menjelaskan hubungan antara pembelajaran seni rupa, regulasi emosi, dan kreativitas anak usia dini. Temuan penelitian menegaskan bahwa seni rupa perlu diposisikan tidak hanya sebagai sarana pengembangan kreativitas, tetapi juga sebagai media penguatan perkembangan sosial-emosional dalam pendidikan anak usia dini

References

Birrell, C. (2025). The impact of arts-inclusive programs on young children's wellbeing. International Journal of Early Childhood Learning, 32(1), 45–61.

Edwards, C. (2021). The hundred languages of The Reggio Emilia experience in transformation (4th ed.). Praeger.

Fajrie, N., Rahmawati, D., & Suryani, L. (2024). Natural material-based art learning model increases aesthetic experiences in early childhood. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(2), 145–156.

Hardiyanti, S. (2025). Analysis of fine art learning to stimulate creativity in children. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 23–34.

Hasanah, U., Putri, D., & Kurniawan, A. (2025). Enhancing children’s creativity through art-based learning in early childhood. Nakkanak: Journal of Early Childhood Education, 3(1), 12–24.

Leung, C., Wu, S., & Ho, K. (2025). Early childhood visual arts education: Teachers’ content knowledge, pedagogical content knowledge, and challenges. Early Childhood Education Journal, 53(2), 201–216.

Lowenfeld, V., & Brittain, W. L. (1987). Creative and mental growth (8th ed.). Macmillan.

Malchiodi, C. A. (2020). Trauma and expressive arts therapy. Guilford Press.

Muthmainah, R. (2025). Social emotional learning integrated arts education in kindergarten: Indonesia and Malaysia perspectives. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 67–79.

Nilfyr, A., Johansson, P., & Karlsson, E. (2025). Thriving children’s emotional self-regulation in preschool: A systematic review. Education Sciences, 15(2), 137.

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71.

Pamadhi, H. (2020). Pendidikan seni anak. Universitas Terbuka.

Perignat, E., & Katz-Buonincontro, J. (2019). STEAM in practice and research: An integrative literature review. Thinking Skills and Creativity, 31, 31–43.

Putri, A. N. (2025). Exploring drawing art to develop creativity in early childhood. Kiddie: Journal of Early Childhood Education, 4(1), 55–67.

Rumble, T. (2024). Visual arts participation and young children's social emotional wellbeing: A scoping review. Education 3–13, 52(4), 611–626.

Saefurrohman, A. (2024). The role of art education in developing creativity and expression in early childhood. Journal of Early Childhood Creativity Studies, 6(2), 88–101.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Wright, S. (2020). Children, meaning-making and the arts (3rd ed.). Pearson.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Manfaatin, E. (2025). PEMBELAJARAN SENI RUPA UNTUK REGULASI EMOSI DAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS TAHUN 2020–2025. WALADUNA : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 8(2), 82–101. Retrieved from https://jurnal.iailm.ac.id/index.php/waladuna/article/view/1848

Issue

Section

Articles