Merancang Ulang Pembelajaran Mendalam di Pendidikan Dasar: Kajian Reflektif-Kritis atas Integrasi Epistemologi, Progresi Kognitif, dan Etika Teknologi

1 Views     0 Downloads

Authors

  • Wildan Nuril Ahmad Fauzi Program Studi Doktor Pendidikan Dasar, Universitas Negeri Yogyakarta.
  • Oyib Suleman Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Suryalaya, Tasikmalaya
  • Miftah Parid Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Prof. KH. Saifuddin

Keywords:

Pembelajaran Mendalam, Pendidikan Dasar, Progresi Kognitif, Teknologi Pendidikan, Etika Kecerdasan Buatan.

Abstract

Pembelajaran mendalam (deep learning) semakin memperoleh perhatian dalam diskursus pendidikan kontemporer karena potensinya dalam mendorong pemahaman konseptual, berpikir kritis, dan refleksi yang bermakna. Namun, perkembangan kecerdasan buatan telah menghadirkan ambiguitas konseptual akibat tumpang tindih makna antara deep learning sebagai pendekatan pedagogis dan deep learning sebagai algoritma komputasional. Kondisi ini berimplikasi pada terfragmentasinya pemahaman mengenai pembelajaran mendalam dalam pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep pembelajaran mendalam dalam pendidikan dasar melalui pendekatan studi literatur reflektif-kritis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur reflektif-kritis yang berlandaskan perspektif epistemologis-humanistik. Literatur yang dianalisis berasal dari artikel ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan pembelajaran mendalam, perkembangan kognitif, teknologi pendidikan, dan etika kecerdasan buatan. Analisis dilakukan melalui tahapan analisis genealogis-tematik, sintesis dan reinterpretasi epistemik, serta refleksi paradigmatik dan etika pengetahuan. Hasil penelitian menghasilkan empat temuan konseptual utama, yaitu pembelajaran mendalam sebagai ruang konstruksi realitas anak, ketegangan epistemologis antara pedagogi dan teknologi, progresi kognitif sebagai fondasi pembelajaran mendalam, serta refleksi etis terhadap penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan dasar. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran mendalam perlu dipahami sebagai proyek pedagogis yang mengintegrasikan konstruksi makna, perkembangan berpikir, pemanfaatan teknologi yang reflektif, dan tanggung jawab etis dalam pendidikan dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asmara, A., Judijanto, L., Hita, I. P. A. D., & Saddhono, K. (2023). Media Pembelajaran Berbasis Apakah Memiliki Pengaruh Terhadap Peningkatan Kreativitas Pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7253–7261.

Ayotte-Beaudet, J.-P., Hasni, A., Vinuesa, V., Rodrigue-Poulin, É., Quintela Do Carmo, G., Beaudry, M.-C., L’Heureux, K., & Paquette, A. (2025). Impact of outdoor place-based learning on elementary school students’ ability to make unsolicited observations about living organisms over time. Journal of Biological Education, 59(2), 321–339. https://doi.org/10.1080/00219266.2024.2332741

Biggs, J., Tang, C., & Kennedy, G. (2022). Teaching for quality learning at university 5e. Open University Press McGraw-hill education .

Choi, J. E., & Yong, H. S. (2019). Deep Learning Based Tree Recognition rate improving Method for Elementary and Middle School Learning. Journal of the Korea Society of Computer and Information, 24(12), 9–16.

Dewey, J. (1986). Experience and Education. The Educational Forum, 50(3), 241–252. https://doi.org/10.1080/00131728609335764

Duan, Y. (2022). Mathematics Deep Learning Teaching Based on Analytic Hierarchy Process. Mathematical Problems in Engineering, 2022, 1–10. https://doi.org/10.1155/2022/3070791

Fauzi, W. N. A., & Setiawati, Y. (2025). Penerapan Teknologi Digital Dalam Strategi Pembelajaran Aktif di Pendidikan Dasar: Tinjauan Sistematis Terhadap Dampak dan Efektivitas. Al-Ihtirafiah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 13–20.

Fauzi, W. N. A., Suleman, O., Setiawati, Y., & Parid, M. (2025). Integrasi Deep Learning dan Nilai Islam dalam Pendidikan Dasar: Analisis Literatur dan Tawaran Implementasi Kontekstual Berbasis Etika dan Teknologi. MADROSATUNA: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 14–23.

Greer, K., King, H., & Glackin, M. (2023). ‘Standing back’ or ‘stepping up’? Exploring climate change education policy influence in England. British Educational Research Journal, 49(5), 1088–1107. https://doi.org/10.1002/berj.3888

Hattie, J. (2008). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge.

Ixfina, F. D., & Rohma, S. N. (2025). Dasar-dasar Pendidikan Sebagai Pembentuk Moral dan Intelektual Peserta Didik di Sekolah Dasar. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(2), 222–231.

Nadawina, N., Jaya, A., Ramadhanti, D., Imronudin, I., Fatchiatuzahro, F., Halim, A., & Jati, G. P. R. S. (2025). Penerapan Pembelajaran Deep Learning Dalam Pendidikan di Indonesia. Star Digital Publishing.

Ouahi, M., Khoulji, S., & Laarbi Kerkeb, M. (2024). Analysis of Deep Learning Development Platforms and Their Applications in Sustainable Development within the Education Sector. E3S Web of Conferences, 477, 00098. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202447700098

Piaget, J. (1973). The Affective Unconscious and the Cognitive Unconscious. Journal of the American Psychoanalytic Association, 21(2), 249–261. https://doi.org/10.1177/000306517302100201

Qalbi, N., Tawakkal, I., & Azizah, S. N. (2026). Pendidikan Lentera Peradaban Dalam Mengarahkan Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar. Jurnal PGSD UNIGA, 5(1), 118–131.

Rahmi, U. (2026). Teknologi Pendidikan: Konsep, Praktik, dan Inovasi. Indonesia Emas Group.

Selwyn, N. (2019). Should robots replace teachers?: AI and the future of education. Polity Press.

Shek, D. T. L., Chau, G. C. C., & Lee, B. M. (2025). Development of 21st-century skills: A comprehensive analysis based on the OECD learning compass 2030. In Promoting Holistic Development in University Students (pp. 89–118). Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-96-0251-3_4

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. MA: Harvard University Press.

Widyasari, M. P. (2025). Dilema Guru: Antara Kompetensi dan Tuntunan Kurikulum. Indonesia Emas Group.

Xing, J. (2023). A Reflection on Literary Theory Based on Epistemological Models. Theoretical Studies in Literature and Art, 43(3), 59–68.

Xu, Y. (2025). Multi-grade Deep Learning. Communications on Applied Mathematics and Computation, 1–52. https://doi.org/10.1007/s42967-024-00474-y

Zawacki-Richter, O., Marín, V. I., Bond, M., & Gouverneur, F. (2019). Systematic review of research on artificial intelligence applications in higher education – where are the educators? International Journal of Educational Technology in Higher Education, 16(1), 39. https://doi.org/10.1186/s41239-019-0171-0

Zuboff, S. (2023). The age of surveillance capitalism. In Social Theory Re-Wired (3rd Edition). Routledge.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Wildan Nuril Ahmad Fauzi, Oyib Suleman, & Miftah Parid. (2026). Merancang Ulang Pembelajaran Mendalam di Pendidikan Dasar: Kajian Reflektif-Kritis atas Integrasi Epistemologi, Progresi Kognitif, dan Etika Teknologi. MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 25–41. Retrieved from https://jurnal.iailm.ac.id/index.php/madrosatuna/article/view/1912

Issue

Section

Articles