ANALISIS MANFAAT DZIKIR TAREKAT QODIRIYAH NAQSYABANDIYAH PONDOK PESANTREN SURYALAYA TERHADAP KESTABILAN EMOSI MASYARAKAT DI ERA PANDEMI COVID-19

(Studi Kasus di Kp. Godebag, RW 02, Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya)

  • Aceng Wandi Wahyudin IAILM Suryalaya Tasikmalaya, Indonesia
  • Sri Rahmi Rahayu IAILM Suryalaya Tasikmalaya, Indonesia
  • Akhmad Robittul Hilmi Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah Tasikmalaya, Tasikmalaya, Indonesia
Keywords: Dzikir TQN Suryalaya, Kestabilan Emosi dan Pandemi Covid-19

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana manfaat dzikir TQN tinjauan psikologi dan tasawuf dan bagaimana bentuk kestabilan emosi masyarakat Godebag di era pandemi covid-19. Karena sebagaimana penulis ketahui, bahwa covid-19 ini memberikan dampak drastis bagi kehidupan masyrakat khususnya di bidang ekonomi. Maka penelitian ini berfokus kepada masyarakat yang mempunyai profesi sebagai pedagang. Hal tersebut diyakini penulis, bahwa dengan adanya pandemi covid-19 para pedagang mengalami kerugian cukup besar karena kurangnya pembeli. Sehingga hal tersebut setidaknya membuat emosi masyarakat kurang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan semua jawaban dari permasalahan dan menemukan adanya korelasi antara dzikir dengan kestabilan emosi yang ditinjau dari psikologi dan tasawuf, juga untuk mengetahui manfaat dzikir TQN terhadap kestabilan emosi masyarakat Godebag di era pandemi covid-19 ini. Adapun metode penelitian yang dipakai adalah melalui pendekatan kualitatif berdasarkan fenomenologi, yaitu mencari data yang ada di masyarakat secara lebih mendalam melalui observasi dan wawancara terhadap pengalaman yang responden alami tanpa di tambah ataupun dikurangi oleh penulis. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya korelasi antara dzikir dengan kestabilan emosi, sebagaimana dalam tinjauan psikologi dan tasawuf bahwa dzikir dapat membuat pengamalnya menjadi tenang. Kemudian, seluruh responden yang ada di kampung Godebag Rw 02, mengalami kestabilan emosi dengan dzikir Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya di era panemi covid-19.

Published
2020-12-18